Karutan saat memberikan remisi kepada WBK di hari Idulfitri, di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIA Palangka Raya Kamis (13/5). (FOTO IST)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO- Suara Takbir tak henti-hentinya berkumandang di seluruh penjuru kota Palangka Raya, tak terkecuali di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIA Palangka Raya, Kamis (13/5). Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beserta Petugas Rutan Palangka Raya berkumpul di masjid Al-Taqwa Rutan Palangka Raya, untuk melaksanakan Salat Idulfitri dan merayakan hari kemenangan bagi umat Islam.

Petugas Rutan Palangka Raya, Aria bertindak sebagai Imam dan Khotib pada salat Idulfitri kali ini. dikarenakan Rutan Palangka Raya belum dapat menghadirkan Ustaz dari Luar karena Pandemi Covid-19.

Setelah Salat Idulfitri selesai, Kepala Rutan Palangka Raya, Suwarto membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly dilanjutkan dengan pembacaan nama-nama narapidana yang mendapatkan remisi, yang dibacakan oleh staf subsi Pelayanan Tahanan Rutan Palangka Raya, Rahmansyah.

Kepala Rutan Palangka Raya, Suwarto membacakan sambutan Menkumham RI, Bapak Yasonna H Laoly Beliau mengatakan, bahwa sistem pemasyarakatan bertujuan untuk mengembalikan WBP sebagai warga yang baik, untuk melindungi masyarakat terhadap kemungkinan diulanginya tindak pidana oleh warga binaan, serta merupakan penerapan dan bagian yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

"Tak hanya itu sebanyak 94 orang narapidana Rutan Palangka Raya mendapatkan remisi dan 2 orang diantaranya bisa langsung bebas hari ini. Narapidana Rutan Palangka Raya, mendapatkan remisi paling sedikit 15 hari dan paling banyak 1 bulan," ucap Karutan.

Karutan menambahakan, untuk kepada seluruh WBP agar memahami bahwa remisi yang mereka terima adalah salah satu hak yang diberikan oleh negara atas pencapaian yang sudah mereka lakukan selama menjalani pembinaan di Lapas dan Rutan.

"Saya sebagai Kepala Rutan Palangka Raya, atas nama pribadi, keluarga, dan selaku Kepala Rutan Palangka Raya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, kepada seluruh WBP yang merayakan hari Raya Idulfitri 1442 H," ungkapnya.

Pihak Rutan sendiri akan seoptimal mungkin akan memberikan pelayanan yang terbaik, dan untuk saat ini belum bisa membuka kunjungan langsung, dikarenakan pandemi Covid-19 di Bumi Indonesia khususnya di Rutan Palangka Raya masih belum sirna, kunjungan digantikan dengan Kunjungan secara Virtual melalui Komputer yang telah disediakan.

Di penghujung acara, para petugas dan WBP Rutan Magetan melebur menjadi satu, saling bersalaman, bercengkerama, dan meminta maaf satu sama lain. Tak terlihat sama sekali jarak diantara Petugas dan WBP seakan sudah menjadi satu keluarga di bawah naungan Kemenkumham. Kepala Rutan, Suwarto menginstruksikan agar makanan opor ayam yang telah disediakan dibagikan kepada WBP serta Petugas. 

1

Editor : dar
Reporter : yud