Sunset yang terlihat dari puncak Bukit Baranahu. (FOTO : Heriyanto untuk Prokalteng.co)


Selain dikenal dengan wisata kulinernya, Kota Palangka Raya juga dikenal dengan keindahan alam yang dimilikinya. Bahkan, kota yang berjuluk Kota Cantik ini juga memiliki cukup banyak tempat-tempat wisata yang indah dan sering dikunjungi para wisatawan.

BAHTIAR EDY FAISAL, Palangka Raya

KEINDAHAN dan pesona alam yang dimiliki Kota Palangka Raya memang menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi daerah tersebut. Bahkan, potensi yang dimiliki itu pun dengan konsisten untuk dilestarikan dan dikembangkan sebagai tempat wisata.

Berbicara tentang wisata. Ibukota dari Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ini memang sudah tidak diragukan lagi. Mulai dari Wisata Air Hitam Sungai Sebangau Kereng Bangkirai, hingga Wisata Sungai Batu Sei Gohong dan masih banyak wisata lainnya.

Salah satunya Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Tangkiling yang tak jauh dari pusat kota, tepatnya terletak di Kelurahan Banturung Kecamatan Bukit Batu. Selain memiliki tempat yang mempesona baik hutan dan adanya sembilan bukit, disini wisatawan juga bisa melihat beberapa satwa dilindungi, mulai dari buaya, hingga beruang madu maupun lainnya.

Kepala Resort CA/TWA Bukit Tangkiling, Ahmad Mubarak menjelaskan bahwa, TWA Bukit Tangkiling ini merupakan salah satu kawasan konservasi yang berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dikelola oleh BKSDA Kalteng.

Menurut Mubarak, CA/TWA Bukit Tangkiling ini yang ditawarkan tentunya wisata alam, seperti spot untuk menikmati keindahan matahari terbit (Sunrise) dan matahari terbenam (Sunset) salah satunya di Bukit Baranahu dan beberapa bukit lainnya.

Dimana di Bukit Baranahu, tentunya disitu pengunjung yang datang juga bisa bersantai dan melihat keindahan alam baik sunrise maupun sunset dari menara pandang yang tersedia.

"Tapi memang yang baru ada jalur wisata nya baru di Bukit Baranahu. Dan di TWA Bukit Tangkiling ini, juga ada wisata edukasi dengan mengajak pengunjung untuk melihat satwa-satwa yang ada disini," katanya kepada prokalteng.co, Minggu (28/2).

Mubarak menjelaskan, satwa-satwa yang ada di kawasan tersebut ada ada di kandang transit, baik hasil sitaan maupun hasil rescue. Dimana jika sudah siap dilepaskan, maka satwa itu juga akan dilepas liarkan di alam atau habitatnya.

"Selain itu, pengunjung juga bisa melihat keindahan alam yang ada, baik suasana hutan, dan juga ada beberapa spot selfie yang kami buat untuk mendukung wisata alam, sehingga pengunjung bisa berfoto di tempat wisata," katanya.

Lebih jauh dia menuturkan, jika untuk CA/TWA Bukit Tangkiling ini memiliki sembilan bukit, diantaranya Bukit Tangkiling, Bukit Baranahu, Bukit Buhis, Bukit Liau, Bukit Tunggal, Bukit Tisin, Bukit Kalalawet, Bukit Tabala dan Bukit Bulan.

"Jadi di CA/TWA Bukit Tangkiling ini, disini memiliki sembilan bukit," imbuhnya.

Sementara, untuk satwa yang ada di kandang transit yang bersifat hanya sementara yaitu ada empat jenis satwa, diantaranya Buaya lima ekor, Beruang Madu, Burung Rangkong dan satu Elang.

"Ada empat jenis satwa, dimana disini karena kandang transit kami BKSDA Kalteng khususnya Resort Tangkiling dan kita tetap merawat satwa-satwa yang ada di kandang transit, baik memberikan makanan dan minuman dan mengecek kesehatan satwa," ujarnya.

Tambahnya, selama pandemi covid-19 di tempat tersebut memang diakui hampir satu tahun sudah tutup. Dan sebulan yang lalu pihaknya, sudah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 untuk bisa buka, sehingga dikawasan tersebut pun tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Jadi setiap Sabtu dan Minggu ini, kami baru melakukan simulasi pembukaan. Sambil melakukan ini, kami juga melihat dan apa yang perlu kami evaluasi, dan supaya wisata alam tetap berjalan dan tetap dibarengi dengan usaha mengatasi pandemi ini juga tetap berjalan," ujarnya.

Tambahnya, untuk tiket tarif masuk pengunjung di kawasan tersebut memang tergolong murah meriah. Yaitu, berdasarkan peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2014, untuk hari libur tarif masuk pengunjung Rp 7.500 dan hari biasa Rp 5000. Sedangkan untuk parkir roda dua Rp 5000 dan roda empat Rp 10.000.

123

Editor : nto
Reporter :