Bupati Lamandau Hendra Lesmana pada pembukaan Muscab IBI Lamandau belum lama tadi. (Foto Ist)


NANGA BULIK, PROKALTENG.CO-Bupati Lamandau H Hendra Lesmana berpesan kepada bidan yang tergabung dalam organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lamandau agar dapat bersinergi dengan dinas terkait untuk membantu menurunkan angka kematian ibu dan anak.

Selain itu bupati juga meminta IBI berinergi dalam menurunkan angka stunting, kasus kurang gizi dan gizi buruk di Kabupaten Lamandau.

Hal ini disampaikan Hendra  pada Musyawarah Cabang (Muscab) ke-3 IBI kabupaten Lamandau. Mucab itu digelar di Aula Badan Keuangan Daerah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Bupati menyampaikan, bahwa seorang bidan dalam memberikan pelayanan harus mampu menghadapi tuntutan yang terus berubah seiring perkembangan masyarakat dan dinamika teknologi.

Menurut dia, hal ini harus sejalan dengan program pemerintah daerah. Khususnya terkait tenaga kesehatan. Yakni tentang desa dan tenaga kesehatan.

“Untuk itu saya meminta, agar IBI Lamandau juga mendorong anggotanya yang ada diseluruh desa untuk aktif melayani masyarakat lebih baik lagi,” harap Hendra.

Ditambahkannya, bidan sebagai tenaga kesehatan profesional bertanggungjawab memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada perempuan. Baik pada masa kehamilan, persalinan, kesehatan reproduksi perempuan, termasuk keluarga berencana serta bayi dan balita.

Dia menegaskan, IBI kabupaten Lamandau sebagai wadah menghimpun seluruh anggota yang berprofesi bidan. “Untuk itu harus dapat bersatu dan berperan sebagai satu kekuatan sosial untuk membantu mencapai visi misi pemerintah daerah demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Bumi Bahaum Bakuba,” tandasnya. 

1

Editor : hen
Reporter : lan/art